Selasa, 28 Mei 2013

6 Kebiasaan untuk Mencegah Penuaan Dini


Daripada kaget ketika tiba-tiba menyadari wajah menampakkan keriput, lebih baik lakukan perawatan sejak dini.

Penuaan dan permasalahan pada kulit wajah memang tak pernah bisa dihindari. Jadi, jangan kaget bila akhirnya wajah Anda menampakkan kerutan, bercak-bercak hitam, pori-pori membesar, atau kulit yang mulai menggelambir. Lantas, bagaimana cara merawatnya agar tidak terjadi lebih cepat daripada seharusnya?


Menurut dr Abraham Arimuko, SpKK, salah satu dermatologist di Lusense Aesthetic Centre, House of Lusense, Jakarta, perawatan untuk mengurangi proses penuaan dini bisa Anda lakukan mulai dari diri sendiri. Yang dimaksudnya dengan mulai dari diri sendiri bisa berupa menjaga asupan makanan dan minuman yang cukup serta seimbang.

"Seimbang di sini maksudnya, mulai dengan seimbang asupan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Tak lupa, air menjadi faktor yang sangat penting dalam mempertahankan kesehatan tubuh termasuk kulit," jelasnya, saat talkshow "Preserve Your Youth", Kamis (23/5/2013) lalu.

"Produk perawatan kulit sehari-hari turut mendukung keadaan kulit dari aktivitas yang Anda lakukan. Yaitu, memilih sabun, pelembab, dan menggunakan sunblock yang sesuai dengan jenis kulit dan jenis aktivitas dan lingkungan Anda," sambungnya, sambil menambahkan bahwa perawatan seperti facial, massage, chemical peeling, botox, laser, sampai operasi, perlu dilakukan secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Namun, penuaan dini bukan hanya berkaitan dengan kulit wajah, tetapi juga kebugaran tubuh. Maka selain melakukan perawatan tersebut, ubah juga kebiasaan-kebiasaan Anda. Misalnya:

Lindungi wajah ketika mengendarai mobil. Ahli bedah dermatologis Eric Bernstein menyebut pasiennya mengidap "sindrom jendela mobil". Mereka mengalami kerusakan kulit lebih parah pada sisi wajah yang dekat dengan jendela mobil dikarenakan paparan sinar matahari. Maka, selalu aplikasikan sunscreen sebelum berkendara, dan lindungi wajah dengan sunglasses atau topi yang lebar.

Perbaiki kerusakan kulit. Konsumsi buah-buahan seperti semangka dan mangga, juga sayur dan umbi-umbian seperti bayam dan ketela yang kaya akan vitamin A untuk membantu memperbaiki sel-sel kulit.

Kurangi kopi dan soda. Untuk mencegah kulit yang kusam dan rambut beruban, tingkatkan asupan air dan kurangi minuman yang bersifat diuretik seperti kopi dan soda. Kadar asam pada kopi juga akan menggerus kalsium (yang akan mempercepat pengeroposan tulang) dan menimbulkan kemerahan pada kulit.

Konsumsi kalsium. Tubuh kita membangun kepadatan tulang sebelum usia 30-an, oleh karena itu sebaiknya Anda sudah mengonsumsi cukup kalsium sebelumnya. Elizabeth Somer, pakar diet dan penulis Age-Proof Your Body, menyarankan Anda untuk terus mengonsumsi makanan mengandung tinggi kalsium untuk menjaga tulang tetap kuat.

Hindari daging merah dan makanan kemasan. Kedua jenis makanan tersebut mengandung lemak jenuh, tepung putih, dan gula, yang tidak hanya mudah meningkatkan berat badan tapi juga akan terlihat pada kulit. Kelebihan lemak tubuh pada perut dan lengan akan memicu organ-organ lain untuk mengalami penuaan dini.

Kalahkan stres. Stres itu biasa, tetapi jangan melebihi kadar stres yang normal yang hanya akan menguras energi dan mengacaukan kekebalan tubuh kita. Lawan stres dengan melakukan olahraga secara rutin, istirahat yang cukup, dan tentunya cuti sesuai waktunya.

Sumber: Forbes

Tidak ada komentar:

Posting Komentar