Jumat, 26 Juli 2013

Kisah Malang Pony, Orangutan Yang Dijadikan Pelacur


(c) merdeka.com

Kekejaman manusia terhadap binatang semakin menjadi saja ladies. Sedih sekali membaca berita tentang hewan Sumatera yang hampir punah karena diburu, kini ada satu berita lagi yang membuat miris sekaligus sulit dipercaya. Di Kalimantan, seekor Orangutan betina dijadikan pelacur di rumah pelacuran.

Pony, Orangutan berkelamin betina ini menjadi objek pemuas hasrat seksual di lokalisasi di Kerengpangi. Yang membuat bulu kuduk berdiri, yang berhubungan seksual dengan Pony adalah manusia. Laki-laki pencari kenikmatan rupanya tidak hanya memilih manusia, tapi juga binatang.

Pony diajari bertingkah layaknya manusia, bahkan seluruh bulunya dicukur dan tubuhnya diikat di kasur. Alhasil kulit poni menjadi merah tubuhnya tak berdaya. Menyedihkan sekali bahwa prostitusi kepada manusia saja sudah dikecam banyak orang, dan ini terjadi pada hewan.

Aktivis peduli hewan mencoba menyelamatkan Pony. Butuh tahunan menyelamatkan Pony dari tempat itu. Polisi hutan dan aparat lokal tidak menyerahkan Pony begitu saja pada Organisasi Penyelamatan Orangutan Borneo. Mereka menghadang dengan senjata, pisau, bahkan melengkapi diri dengan senapan serbu AK-47.

Wanita yang memelihara Pony bahkan histeris. Wanita yang memiliki panggilan Desilets berkata bahwa Pony sudah seperti anaknya sendiri. "Paling membuat saya miris, tidak ada hukum di Indonesia mengatur hal ini. Mereka masih bebas berkeliaran tanpa dihukum atas apa yang mereka lakukan," ujarnya. Namun ibu macam apa yang tega melacurkan anaknya sendiri? Banyak orang berkata bahwa kini kejiwaan manusia sudah banyak yang tidak lagi normal. Binatang diajak berhubungan seks, satu hal yang menyedihkan dan di luar akal pikiran.

Sumber: vemale.com

Kamis, 25 Juli 2013

Heboh... Perampok `Berhati Lembut` dari Tangerang Yang Susui Bayi Korban Mendunia

Perampok `Berhati Lembut` Tangerang Susui Bayi Korban Mendunia

Apa yang dilakukan Kojek Mista dan komplotannya kejam lagi sadis, merampok para korbannya yang tak berdaya. Namun pria 30 tahun itu, yang sangar dengan tubuh penuh tato, masih punya secuil rasa kemanusiaan, menghentikan aksi kejahatannya untuk membuatkan susu formula dan menidurkan bayi korbannya.

Hal tersebut dilakukannya saat menggasak harta sebuah rumah di Perumahan BSD Park Land Provance Lengkong Gudang, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu 22 Juni 2013 lalu.

Kabar tentang perampok 'berhati lembut' itu pun mendunia. Mewarnai pemberitaan sejumlah media internasional. Salah satunya Daily Mail, yang memuat artikel berjudul, "Armed robber who broke into Indonesian house interrupts crime to feed and cradle crying baby while mother is tied up".

Seperti dikabarkan media populer asal Inggris itu, Kojak yang mendengar tangisan bayi korbannya, menanyakan pada sang ibu, yang dalam kondisi terikat, bagaimana untuk menghentikan tangis bayinya itu. Jawab si ibu, bayi laki-laki itu akan diam jika diberi susu.

Lantas, masih dengan panduan sang ibu, ia mencampur 2 sendok susu formula dengan air, meminumkannya, lalu menimang bayi 4 bulan itu hingga tertidur.

"Saya punya anak, jadi tahu bagaimana menimang bayi," kata Kojek ," seperti dimuat Daily Mail, pada Rabu 24 Juli 2013.

Kojek mengaku, ia masuk ke rumah korbannya pukul 03.00 WIB dengan cara memanjat tembok. Pembantu yang terbangun diikat dengan tali. Mulut ditutup dengan lakban.

Nyonya pemilik rumah pun menjerit ketika terbangun dan melihat para penjahat di kamarnya. Dia terdiam ketika salah satu dari perampok mengarahkan pistol ke arahnya.

Sementara, Pejabat Kepolisian Jakarta, Herry Heryawan mengatakan, Kojek Mista tak bisa mengabaikan naluri kebapakannya dan menghentikan aksi kriminalnya, yang dilakukan bersama 4 komplotannya -- membobol dan merampok rumah bersenjatakan pistol, pedang, pisau, dan linggis -- untuk merawat bayi yang menangis.

Setelah bayi korbannya tertidur, Kojek dan komplotannya menggasak barang-barang berharga di rumah tersebut, di antaranya laptop, sejumlah ponsel pintar, uang tunai, perhiasan, dan sejumlah barang lainnya.

Para penjahat ditangkap di sebuah rumah di Jakarta. Polisi dua sepeda motor, golok, linggis, dan sejumlah barang-barang lainnya.

Meski berhati lembut pada bayi korbannya, apa yang dilakukan Kojek dan komplotannya tetap harus diganjar hukuman. Mereka kini terancam 10 tahun bui.

Berita apa yang dilakukan Kojek juga dimuat situs China Radio International (CRI) edisi Bahasa Indonesia dalam artikel, "Perampok Susui Bayi Korban Karena Kasihan". (Ein)

Sumber: liputan6.com

ARTIKEL MENARIK LAINNYA :

Awas, Modus Kejahatan Jelang dan Saat Lebaran!

Sadis! Alat Kelamin Dijarah Perampok Saat Tertidur Pulas


Aneh.....Ada Awan Berbentuk Payudara


Fenomena Aneh, Awan Berbentuk Payudara Gegerkan Warga

Fenomena aneh terjadi di Kota Michigan, Amerika Serikat pada petang menjelang malam. Awan-awan di kota tersebut berbentuk seperti payudara dengan warna langit agak kemerah-merahan.

Gumpalan awan payudara ini paling banyak membentang di atas dataran tinggi Iron Mountain, mulai Senin 22 Juli senja hingga pukul 08.30 malam waktu setempat.

Para warga yang berada di bawah awan-awan tersebut geger. Mereka bertanya-tanya kenapa itu bisa terjadi. Apa ini pertanda bakal ada bencana pada hari selanjutnya?

"Pemandangan itu adalah hal paling gila yang pernah aku lihat dengan mata kepalaku sendiri," kata salah satu warga Michigan, Jason Asselin.

Warga lainnya, Joe Nottage mengabadikan pemandangan misterius tersebut dalam foto. Kemudian mempostingnya ke media sosial. Dari situ, ahli metereologi Jeff Last berkomentar.

"Femonena alam itu disebut Mammatus atau Mammatocumulus," ungkap Jeff, seperti dimuat Dailymail, Rabu (24/7/2013).

Istilah Mammatus ini berasal dari bahasa Latin yang berarti payudara. Nama tersebut mengarah pada bentuk karakteristik awan yang terkadang mirip payudara.

"Mammatus terlihat bergumpal-gumpal dan mungkin juga buram atau tembus cahaya. Mammatus dapat menyebar ratusan kilometer panjangnya dengan diameter 1 hingga 3 kilometer. Panjangnya rata-rata 0,5 kilometer," jelas Jeff.

Mammatus bisa terjadi selama 15 menit hingga beberapa jam. Dan benar dugaan warga, fenomena tersebut bisa menjadi sinyal akan adanya badai. Ini terjadi akibat adanya cuaca ekstrem yang sering dikaitkan dengan hujan badai yang disertai petir dan angin ribut

Sumber : dailymail.co.uk