Senin, 15 Juli 2013

Mengerikan .... Digigit Belut, Pria Ini Alami 20 Jahitan di Wajah

Ayah satu anak itu mengalami 20 jahitan di dekat mulutnya.

Jimmy Griffin
Jimmy Griffin (Mirror.co.uk)
Banyak orang beranggapan hanya ikan hiu dan paus saja yang patut diwaspadai ketika menyelam di laut. Tapi faktanya, selain ikan pemakan daging, seorang penyelam juga harus berhati-hati terhadap binatang belut.

Seorang penyelam, Jimmy Griffin, menceritakan pengalaman tragisnya. Kala itu ia sedang melakukan scuba diving di lepas pantai Connemara, barat Irlandia. Saat dirinya berada di kedalaman 25 meter, wajahnya tiba-tiba diserang oleh belut seukuran 2 meter, seperti yang dilansir Mirror.

Pria 48 tahun itu mengatakan, belut menerkam regulator pernapasannya, yang berada di mulut. Belut itu langsung menerkam wajahnya. "Rasanya sakit, seperti mendapat sebuah pukulan."

Menurut dia, kejadian itu bisa saja membuatnya meninggal, karena dekompresi atau yang biasa dikenal dengan tikungan. Kondisi ini diakibatkan karena seorang muncul teralu cepat dari kedalaman air menuju permukaan.

Untung saja, dia ditemukan oleh nakhoda kapal yang sedang berada di lokasi itu. Akibat kejadian tersebut, ayah satu anak itu mengalami 20 jahitan di dekat mulutnya.

Sumber: http://dunia.news.viva.co.id

5 Masjid Menakjubkan yang terbuat dari Lumpur



Masjid atau mesjid adalah rumah tempat ibadah umat Muslim. Masjid artinya tempat sujud, dan mesjid berukuran kecil juga disebut musholla, langgar atau surau. Selain tempat ibadah masjid juga merupakan pusat kehidupan komunitas muslim.

Kegiatan - kegiatan perayaan hari besar, diskusi, kajian agama, ceramah dan belajar Al Qur'an sering dilaksanakan di Masjid. Bahkan dalam sejarah Islam, masjid turut memegang peranan dalam aktivitas sosial kemasyarakatan hingga kemiliteran.

Berikut 5 Masjid Menakjubkan yang terbuat dari Lumpur:

1. Masjid Besar Bobo Dioulasso
Masjid Besar Bobo Dioulasso
Bobo Dioulasso merupakan masjid raya yang terdapat di Burkina Faso, merupakan salah satu masjid tertua di Afrika Barat. Serupa dengan Masjid Djinguereber di Timbuktu, Bobo Dioulasso terbuat dari material lumpur, tanah liat dan kayu-kayuan.
Masjid Besar Bobo Dioulasso
Namun sayang saat ini lingkungan Masjid Raya Bobo Dioulasso karena bau yang diakibatkan oleh sungai yang tercemar. Dan meski sedang mengalami restorasi, namun masyarakat setempat mengatakan bahan yang digunakan tidak lagi lumpur dan tanah liat melainka semen dan sebagainya. 

2. Siwa Oasis
Siwa Oasis
Siwa Oasis merupakan sebuah bangunan yang terbuat dari kasheef, lumpur lokal yang terbuat dari campuran pasir unik dari sebuah danau yang memiliki kandungan garam tinggi. 
Siwa Oasis
Siwa Oasis terletak di sebuah jalur perdagangan kuno di sebelah barat gurun pasir Mesir, sebuah jalur yang vital untuk kemakmuran sebuah negara di era keemasan imperium Roma. Dengan sumber air alami yang dikelilingi oleh tanaman palem yang rindang, membuat para pedagang betah berada di kawasan Siwa Oasis. 

3. Masjid Besar Djenné
Masjid Besar Djenné
Mungkin Masjid Besar Djenne merupakan bangunan lumpur terbesar di dunia, dengan arsitektur khas Sudan meskipun letaknya berada di Mali. Masjid yang pertama dibangun sekitar abad ke-13, strukturnya dibangun satu abad sebelumnya. 
Masjid Besar Djenné
Djenne merupakan sebuah kota yang berdekatan dengan Timbuktu, maka tidak heran jika kedua memiliki hubungan psikologi dan sosial yang kuat.

4. Aït Benhaddou
Aït Benhaddou
Aït Benhaddou merupakan salah satu tujuan wisata utama di Maroko, Ouarzazate merupakan sebuah tempat yang sangat indah, dengan kasbah yang terbuat dari tanah liat. Maka tidak heran jika kawasan Ourazazate banyak digunakan sebagai latar berbagai film popular dunia seperti Lawrence of Arabia, Star Wars dan Gladiator.  
Aït Benhaddou
Dengan lokasinya yang berada di pinggiran Gurun Sahara, Ourazazate merupakan adalah tempat singgah para pelancong, pedagang, dan peziarah yang kebetulan melewati Gurun Sahara.

5. Shibam
Shibam
Dengan berjuluk "Manhatten of the desert," Shibam merupakan kawasan perkotaan yang terletak di Yaman. 
Shibam
Mayoritas bangunan yang ada di Shibam dibangun pada abad ke-16, dan julukan sebagai Manhattan tersebut dibuktikan dengan apartemen-apartemen yang berdiri di hadapan padang pasir. Uniknya apartemen tersebut dibuat dari batu bata (tanah liat) dan lumpur, dahulu masyarakat Shibam mendirikan kompleks bangunan tersebut sebagai perlindungan dari serangan orang-orang Badui
 

Woww ...Inilah 3 Keajaiban Dari Pulau Komodo



Mungkin kita sudah sering mendengar berbagai berita tentang Pulau Komodo. Apalagi pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara ini masuk menjadi nominasi 7 Keajaiban Dunia.
Tapi sebenarnya ada apa saja sih di dalam Pulau Komodo itu? Kok sampai sebegitu menariknya? Eiittss, lihat deh 3 hal menarik berikut ini, dan kamu pasti langsung pengin untuk pergi ke sana.



Pink Beach

 

Kalau biasanya kita bermain di pantai yang berpasir cokelat atau putih, kali ini kita akan menemukan pantai dengan pasir berwarna pink! Hanya ada 7 buah pantai berpasir pink di dunia ini, salah satunya di Pulau Komodo. Pasir pink ini berkat campuran pasir putih dan merah. Warna merah sendiri konon katanya berasal dari serpihan koral merah yang hancur. Yang jelas, pantai ini masih sangat bersih dan indah!


Taman Nasional Komodo

 
Di sini kita bisa melihat 277 spesies hewan yang merupakan perpaduan hewan yang berasal dari Asia dan Australia. Selain itu, buat kita yang hobi snorkeling, di sini juga surganya ikan dan terumbu karang. Setidaknya terdapat 253 spesies karang pembentuk terumbu, 70 spesies sponge, dan 1.000 spesies ikan. Di sanalah tempat hidup dugong, hiu, 14 jenis paus, lumba-lumba, dan kura-kura.


Hewan Purba Varanus Komodoensis alias Komodo

 

Kadal raksasa yang termasuk hewan purba ini pertama kali ditemukan tahun 1910 oleh Peter Ouwens, direktur Museum Zoologi Bogor. Dan saat ini populasi komodo hanya bisa ditemukan di Indonesia. Di Pulau Komodo terdapat sekitar 2.500 ekor komodo yang masuk dalam IUCN Red List of Threatened Species.


sumber