Minggu, 05 Februari 2012

Legislator : kru maskapai wajib tes urine

Anggota Komisi V DPR RI, Arwani Thomafi mendesak kepada setiap maskapai penerbangan untuk melakukan  pengecekan kesehatan, termasuk tes urin dan narkoba kepada kru pesawat setiap menjelang terbang.

Hal itu dikatakan oleh anggota Komisi V DPR RI, Arwani terkait adanya pilot Lion Air SS yang menggunakan narkotika jenis sabu-sabu sebelum terbang.

"Ini sudah mengkhawatirkan. Dimana jaminan keselamatan para penumpang? Ini semakin menegaskan ada problem besar terkait aspek keselamatan transportasi di negara ini. Naik angkot diperkosa, jalan kaki ditabrak mobil, naik kereta diatas gerbong, ini naik pesawat pilotnya nyabu," kata  Arwani kepada ANTARA News, di Jakarta, Sabtu.

Ia menyebutkan, kelakuan pilot Lion Air sungguh merusak moral dan dapat membahayakan keselamatan penumpang

"Sudah berulangkali terjadi. Ini menunjukkan ada yang tidak beres dengan manajemen pembinaan kru Lion Air.Jangan dilokalsisir hanya persoalan moral pilot saja," kata dia.

Oleh karena itu, ia mendesak Kepala Direktorat Jenderal Perhubungan sudah selayaknya memberikan sanksi kepada maskapai penerbangan Lion Air.

"Mendesak Dirjen Perhubungan untuk memberi peringatan keras kepada Lion Air. Copot lisensi pilot," kata Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Pembangunan itu.

Ia juga mendesak Dirjen Perhubungan melakukan audit manajemen Lion Air.

"Segera dilakukan audit terhadap manajemen Lion Air khususnya terkait manajemen pembinaan kru," kata Arwani.

Pilot Lion Air berinisial SS  ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) setelah tertangkap tangan membawa sabu seberat 0,04 gram dan menjalani tes urine.

Penangkapan ini  merupakan hasil pengembangan dari penangkapan pilot Lion Air sebelumnya di Makassar atas nama HA.

Kepala Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Pol Sumirat Dwiyanto membenarkan pihaknya menangkap pilot Lion Air berinisial SS.

"Sudah di Jakarta, ditahan di BNN," kata Sumirat.

Sumirat menjelaskan, tersangka terbukti positif saat menjalini tes urine dan terdapat tangan membawa shabu seberat 0,04 gram.

"Sebelumnya sudah dilakukan pengintaian 3-4 minggu. dan jaringan pemasok shabu masih terus dikembangkan," kata Sumirat.

SS sendiri ditangkap di sebuah hotel di Surabaya dimana sang pilot sedang menggunakan narkotika jenis sabu.

"Pada tanggal 4 Februari 2012 sekitar jam 03.30 Wib di Hotel Garden Palace, Surabaya di kamar 2109 telah ditangkap seorang pilot Lion Air atas nama SS," katanya lagi.


(Antara News)

Inilah 5 Jenis Kanker yang Paling Mematikan



 
Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengestimasi, 84 juta orang meninggal akibat kanker dalam rentang waktu 2005 dan 2015.

Kanker bisa diderita oleh siapa saja tanpa memandang usia, jenis kelamin dan status sosial. Di Hari Kanker sedunia yang jatuh setiap tanggal 4 Februari, WHO mencatat bahwa hampir 80 persen kematian akibat kanker datang dari negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Bahkan, seperempat di antaranya terjadi sebelum usia 60 tahun.

Sebagian besar kasus kanker umumnya muncul karena kebiasaan dan pola hidup yang tidak sehat. Tetapi dengan memodifikasi gaya hidup, sebesar 30 persen risiko kanker bisa dicegah. Menyambut hari kanker sedunia, WHO mengumumkan 5 (lima) jenis kanker yang menempati peringkat teratas dengan jumlah kematian tertinggi:

1. Kanker Paru-paru (1,4 juta kematian)

Ini adalah jenis kanker paling mematikan baik bagi pria mau pun wanita. Setiap tahun, lebih banyak orang yang meninggal karena kanker paru-paru ketimbang kanker payudara, usus besar, dan kanker prostat (sekalipun ketiganya digabungkan). Merokok adalah penyebab utama kanker paru-paru. Semakin banyak rokok yang Anda hisap setiap hari dan semakin awal Anda mulai merokok, semakin besar risiko terkena kanker paru-paru. Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa merokok dengan rendah kandungan tar dapat menurunkan risiko kanker paru.

2. Kanker Perut (740.000 kematian)

Beberapa jenis kanker diketahui dapat mempengaruhi lambung. Adenokarsinoma adalah tipe paling umum untuk kanker perut. Perkembangan kanker ini umumnya ditemukan pada lapisan lambung. Seiring berjalannya waktu, keberadaan kanker ini mulai meredup. Para ahli berpikir, penurunan ini mungkin dipicu karena perubahan gaya hidup seperti mengurangi asupan garam dan merokok.

3. Kanker Hati (700.000 kematian)

Dalam kebanyakan kasus, penyebab kanker hati disebabkan karena sirosis, yang merupakan hasil akhir dari kerusakan hati kronis yang disebabkan oleh penyakit hati kronis. Penyalahgunaan alkohol adalah penyebab paling umum dari sirosis hati.

4. Kanker Kolorektal (610.000 kematian)

Kanker kolorektal bisa mulai tumbuh dari usus besar (kolon) atau rektum (ujung usus besar). Awalnya, hampir semua kanker kolorektal jinak (polip), namun lama kelamaan berkembang menjadi kanker. Kanker ini merupakan jenis kanker terbesar ketiga dunia dari segi jumlah penderitanya. Kanker kolorektal juga merupakan penyebab kematian nomor dua dua dunia, di mana faktor usia turut mempengaruhi.

5. Kanker Payudara (460.000 kematian)

Kanker payudara adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam jaringan payudara. Kanker bisa mulai tumbuh di dalam kelenjar susu, saluran susu, jaringan lemak maupun jaringan ikat pada payudara. Di Indonesia, kanker payudara masih menjadi penyakit mematikan nomor satu pada perempuan.

Bandara Heathrow : 200 Penerbangan dibatalkan karena salju

Inggris dilanda cuaca bersalju yang cukup parah sehingga pengelola bandara utama Heathrow London membatalkan sepertiga dari total penerbangan kemarin.

Laporan Daily Mail menyebutkan salju yang menumpuk hingga 6 inchi dan kabut yang membeku membuat operator salah satu bandara tersibuk di dunia itu membatalkan 30% atau sekitar 200 jadwal penerbangan.

Dampaknya sekitar 18.000 calon penumpang pun terpaksa membatalkan atau menjadwal ulang serta menyesuaikan rencana penerbangan mereka.

Keputusan BAA, otoritas Heathrow itu kontras dengan bandara di sebagian besar Eropa seperti di Munich Jerman yang tak ada gangguan penerbangan meskipun suhu anjlok hingga minus 27 derajat Celcius

Langkah BAA tersebut seperti mengulang kenangan Natal 2010, ketika Heathrow ditutup selama lima hari. Bayangkan kekecewaan puluhan ribu calon penumpang.

Namun, operator Heathrow sebenarnya telah membeli mobil-mobil pembersih salju dengan nilai investasi hinga 32,4 juta pounds.


(Bisnis Indonesia)