Minggu, 29 Januari 2012

Singapore Airlines Pamerkan Kursi A380

Maskapai penerbangan Singapore Airlines (SIA) mulai Jumat (27/1/2012), memamerkan kursi-kursi pesawatnya di Plaza Indonesia dalam pameran yang bertajuk "SIA Premium Product Showcase". Pameran yang terbuka untuk umum tersebut akan berlangsung hingga Minggu (29/1/2012).

Ada empat kursi yang dipamerkan, yaitu kursi kelas suite yang hanya ada di pesawat superjumbo Airbus A380, kursi kelas utama, kursi kelas bisnis, dan kursi kelas ekonomi. Selain di pesawat A380, kursi-kursi tersebut juga biasa dipakai di pesawat A340-500, A330-300, dan Boeing B777.

Menurut Vice President Marketing Regional SIA Mak Swee Wah, pameran ini untuk menunjukkan komitmen SIA bahwa mereka terus memberikan pelayanan berkualitas dunia serta pengalaman terbang yang mewah dan nyaman. "Kami ingin memberikan kesempatan bagi semua pelanggan untuk merasakan sendiri kenyamanan setiap kursi premium pesawat kami," ujar Mak Swee Wah.

Di pameran ini, pengunjung boleh mencoba menikmati kursi-kursi tersebut secara bergantian. Yang paling menarik pengunjung adalah kursi suite A380 yang berbentuk seperti kamar. Di kamar tersebut terdapat skybed terbesar yang ada di pesawat. Semua kursi juga mempunyai audio video on demand (AVOD) yang menampilkan banyak program.

(Kompas)

Kiat-kiat Berkendara Saat Hujan

img


Jakarta - Musim hujan telah tiba, tentu Otolovers sebagai pengendara harus mempersiapkan segala sesuatunya untuk tetap bisa berkendara dengan aman. Seperti apa kiat-kiat mengendara mobil yang aman di kala hujan?

Jakarta Defensive Driving Consultant dan Garda Oto pun memberikan tipsnya, seperti yang tercantum dalam siaran pers yang diterima detikOto.

Berikut tipsnya:

1. Pelihara kecepatan sesuai dengan kondisi jarak pandang.

Pastikan Anda mengemudi pada kecepatan yang disesuaikan dengan kondisi jarak pandang, lingkungan sekitar apakah terdapat genangan air atau tidak serta kondisi lapangan lainnya.

2. Gunakan selalu putaran mesin rendah

Hal ini bertujuan untuk memelihara traksi roda tetap optimal. Jika Anda menggunakan mobil dengan mesin bensin, jaga putaran mesin di angka 2.500 rpm.

Namun bila Anda menggunakan mobil dengan mesin diesel, Anda harus menjaga putaran mesin di angka lebih rendah yaitu, 1.800 rpm. Hal tersebut dibutuhkan agar mobil Anda tidak mengalami sliding.

3. Hidupkan lampu pada day time atau lampu kecil.

Seringkali para pengemudi mobil menggunakan lampu hazards saat kondisi hujan. Lampu hazards dapat mengganggu pandangan pengemudi lainnya. Sebaiknya Anda menggunakan lampu day time agar tidak mengganggu pengendara lain.

4. Perhatikan jarak pengereman.

Saat kondisi hujan, proses pengereman akan membutuhkan lajur yang lebih panjang dari pada saat kondisi kering. Anda harus mengatur jarak pengereman lebih jauh dari biasanya. Agar kendaraan anda bisa berhenti dengan tepat.

5. Hindari kecepatan tinggi pada genangan air tipis.

Saat mobil melewati genangan air tipis, ban tidak dapat mencengkram jalan dengan baik, saat itu mobil berpotensi mengalami aquaplaning atau melayang. Akibatnya, mobil Anda akan tidak stabil saat melaju.

6. Hindari genangan air melebihi satu jengkal tinggi knalpot Anda.

Genangan air tinggi dapat mengakibatkan mobil Anda mogok dan merusak mesin mobil Anda, sebaiknya Anda tidak menerobos genangan air tinggi terlebih banjir.


Sumber

Ada Tilang Elektronik, Segera Balik Nama Kendaraan

img


Jakarta - Polda Metro Jaya meminta seluruh pemilik kendaraan agar segera melakukan balik nama kendaraan. Hal ini terkait penerapan sistem tilang elektronik.

"Sebab, jika nantinya kendaraan tersebut terkena tilang elektronik, maka surat tilang akan dikirim ke alamat pemilik sesuai yang tertera di STNK," ujar Wadir Lantas AKBP Wahyono di situs resmi Polda Metro Jaya.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya tengah saat ini memang masih melakukan pembenahan pada electronic traffic law enforcement (e-TLE) atau tilang elektronik. Pembenahan dilakukan baik dari sisi alat maupun sistem.

"Saat ini sedang dilakukan pembenahan baik dari sisi alat ataupun sistemnya. Alatnya tentunya akan menggunakan yang lebih baik dan canggih agar dapat maksimal dalam penerapannya," ujarnya.

"Di samping itu, masih diperlukan adanya integritas data base mengenai identitas kendaraan sebagai bukti kepemilikan kendaraan guna mendukung efektivitas alat tersebut," imbuhnya.

Tilang elektronik ini merupakan salah satu cara penegakan hukum berlalu lintas secara elektronik. Pada 2011 lalu, Dit Lantas Polda Metro Jaya telah mulai menguji coba tilang elektronik ini di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat.

Hanya saja, uji coba tersebut sempat terhenti. Namun kini, guna memaksimalkan kinerja alat tersebut, saat ini Dit Lantas PMJ tengah melakukan pembenahan dari sisi alat dan sistemnya.

Penerapan sistem tersebut dilakukan agar pelaku lalu lintas bisa lebih disiplin. Sebab, setiap pelanggaran berkendara akan terekam oleh CCTV. Alat tilang elektronik tersebut bekerja menggunakan sensor yang dipasang di perempatan dan terhubung dengan CCTV.

Adapun jenis pelanggaran yang nantinya akan ditangkap oleh CCTV adalah kendaraan melewati garis yelow box, melanggar garis berhenti dan tentunya menerobos lampu merah.

Jika ada yang melanggar, kendaraan tersebut akan langsung diambil gambarnya dan dikirim ke Traffic Management Centre (TMC) Polda Metro Jaya. Tilang pun akan dikirimkan ke alamat yang tercantum di STNK.

Sumber